Simfoni Mutu: Internalisasi Visi Keilmuan dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal
Pada tanggal 20 September 2025, Aula Asoka Room Hotel Harmony Inn, Kubu Raya menjadi tempat berlangsungnya Workshop Simfoni Mutu: Internalisasi Visi Keilmuan dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal. Kegiatan ini menghadirkan para pemangku kepentingan pendidikan, termasuk Kepala Seksi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Mutayam, M.Pd., serta Dekan FKIP Universitas Tanjungpura.
Momentum penting dalam acara ini adalah penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Kepala Seksi Pendidikan Dasar dan Ketua Jurusan Pendidikan Dasar FKIP UNTAN. Penandatanganan ini menandai komitmen bersama dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal, khususnya dalam pengembangan visi keilmuan Program Studi PGSD.

Workshop menghadirkan narasumber Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret (UNS), yang menyampaikan materi tentang visi keilmuan dalam pendidikan dasar. Beliau menekankan pentingnya merumuskan visi keilmuan yang relevan dengan perkembangan zaman, serta bagaimana visi tersebut dapat diinternalisasikan dalam sistem penjaminan mutu internal. Selain itu, Prof. Joko juga memfasilitasi diskusi perumusan visi keilmuan PGSD FKIP UNTAN, sehingga peserta dapat berkontribusi langsung dalam menyusun arah pengembangan akademik yang berkelanjutan.
Kegiatan ini memberikan dampak positif, antara lain penguatan komitmen kelembagaan dalam membangun sistem penjaminan mutu berbasis visi keilmuan, peningkatan kapasitas akademik dosen dan mahasiswa dalam memahami pentingnya visi keilmuan sebagai fondasi mutu pendidikan, terbentuknya kolaborasi strategis antara FKIP UNTAN dan Dinas Pendidikan Kota Pontianak dalam mendukung mutu pendidikan dasar. Sebagai hasil dari workshop ini, PGSD FKIP UNTAN memiliki pijakan yang lebih kuat dalam merumuskan visi keilmuan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan global. Outcome ini diharapkan mampu mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga visioner dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.(hs)