Wakil Dekan III FKIP Untan Ucapkan Apresiasinya Kepada Himpunan Mahasiswa Sejarah

                Wakil Dekan III FKIP Untan saat membacakan SK Kepengurusan

Bersamaan dengan hari pelantikan kepengurusan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah (HIMSERA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (UNTAN) periode 2017/2018 di Aula FKIP Untan, Jumat (22/9). Mashudi, Wakil Dekan III FKIP Untan menguatarakan apresiasinya kepada Himsera.

Sebelum menyampaikan kata sambutannya, Mashudi terlebih dahulu membacakan Surat Keputusan (SK) Dekan FKIP Untan tentang jajaran kepengurusan Himsera FKIP Untan periode 2017/2018. Disusul kata sambutan Uty Fahrul Hakim, ketua umum Himsera periode 2016-2017 sekaligus menyampaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kepengurusan Himsera periode 2016/2017.

Dalam Laporan Pertanggung Jawaban tersebut, Uty memaparkan kegiatan Himsera selama satu periode baik kegiatan internal maupun eksternal yang telah terselenggara.

“Selama satu periode, banyak sekali kegiatan yang sudah terlaksana seperti pengabdian pada masyarakat, bazar buku, sejarah adventure, sejarah peduli, saprahan Himsera, perayaan hari bersejarah, bahkan pada seminar pahlawan nasional,” ungkapnya

Ia juga menambahkan sisa anggaran dana yang telah terhimpun selama masa kepengurusan.“Himsera pada periode sebelumnya (2016/2017-red) memulai semua nya dari 0, termasuk dalam hal pendanaan. Hingga saat ini sisa anggaran yang telah di dapatkan Himsera yang diperoleh melalui bantuan, iuran anggota, usaha yang tidak mengikat, dan donator telah mencapai jumlah nominal (sambil menyebutkan nominal yang tersisa-red) dan selanjutnya akan diserahkan kepada kepengurusan periode selanjutnya.” Tambahnya.

Sementara Mashudi, dalam kata sambutannya menyatakan tanggapannya perihal keunggulan  Himsera atas berbagai kegiatan yang telah terselenggara dan dalam hal penerapan ilmu yang telah diperoleh.

“Memang inilah keunggulan dari pendidikan sejarah dimana ia mempelajari hal-hal yang baik dan buruk atau mengkaji dan menganalisis masalah pada masa lalu, dan ilmunya sudah di terapkan. Dimana sudah dikatakan tadi sejarah itu mempelajari masa lalu.” Ungkapnya

Ia juga menambahkan apresiasinya kepada Himsera atas transparansi anggaran dana yang dimiliki.

“Yang saya katakan tadi adalah mengapresiasi selama saya melantik sudah berapa banyak saya mengatakan salut kepada pendidikan sejarah. Dimana estafet diberikan uangnya di jelaskan, di serahkan. Mudah-mudahan nanti dijadikan contoh oleh himpunan-himpunan yang lain, maka saya mengapresiasi itu. Dari 0 hingga ada segitu.” Pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *