Pelatihan dan Workshop Pembuatan Alat Peraga Edukasi (APE) di Kecamatan Mempawah Hilir

Pelatihan dan workshop pembuatan alat peraga edukatif (APE) dilakukan oleh program studi PAUD FKIP Untan sebagai wujud pelaksanaan dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru PAUD di kecamatan Mempawah Hilir dalam membuat APE, sehingga diharapkan dapat terwujud pembelajaran yang berkualitas bagi anak usia dini. Kegiatan ini didanai oleh Kemenristek Dikti dan difasilitasi oleh LPPKM Untan. Pelatihan dan Workshop dilakukan pada hari kamis dan jum’at (tanggal 6 dan 7 Juli 2017), dimana yang bertindak sebagai pemateri adalah Lukmanulhakim, ST., M.Pd yang merupakan salah satu dosen di program studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) FKIP Untan. Jumlah peserta pelatihan dan workshop sebanyak 19 orang. Pada hari pertama (tanggal 6 Juli 2017) guru-guru diberikan materi yang berkaitan dengan APE, kemudian pada hari kedua (tanggal 7 Juli 2017) workshop pembuatan. Pembuatan APE berdasarkan RKH yang telah dihasilkan pada pelatihan dan workshop sebelumnya. Pada pelatihan dan workshop pembuatan APE dihasilkan 17 APE.

Berdasarkan hasil angket yang diberikan kepada guru-guru diperoleh informasi PAUD yang memiliki APE sebesar 94,3%, dimana sebanyak 84,2% APE yang tersedia di PAUD menggunakan bahan-bahan yang dapat diperoleh pada lingkungan sekitar.  Sebanyak 84,2% pernah membuat APE menggunakan bahan-bahan yang dapat diperoleh pada lingkungan sekitar dan APE yang dibuat sesuai dengan kegiatan pembelajaran pada RKH serta dapat melatih aspek perkembangan AUD. Berdasarkan hasil respon juga diperoleh bahwa semua guru belum pernah mengikuti pelatihan pembuatan APE berbasis lingkungan. Hambatan dalam membuat APE, meliputi: 1) kurangnya sarana dan prasaran pendukung dalam pembuatan APE; dan 2) kurangnya alat dan bahan dalam membuat  APE. APE dapat merangsang anak untuk lebih aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran.