Pengembangan Konsorsium Lahan Gambut dalam Kerangka Kerja Kalimantan Universities Consortium

Kepegawaian


Kamis, 15 September 2016 - 16:37:22 WIB | dibaca: 303 pembaca



Universitas Tanjungpura sebagai koordinator periode 2015-2017 Kalimantan Universities Consortium telah menerima Hibah Pengembangan Konsorsium Keilmuan Bagi Perguruan Tinggi Negeri (HIBAH PKK-PTN) Tahun 2016 dengan usulan kegiatan "Pengembangan Konsorsium Lahan Gambut dalam Kerangka Kerja Kalimantan Universities Consortium (KUC)". Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan (Kontrak) antara Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) pada Direktorat Pembinaan Kelembagaan Perguruan TInggi Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Universitas Tanjungpura tentang Penyelenggaraan Program Bantuan Fasilitasi Kerjasama Internasional (Konsorsium) Tahun Anggaran 2016 telah ditandatangani Tanggal 18 Juli 2016.

Pada Tahun 2016, rencana aksi yang akan dilakukan adalah Workshop pengembangan konsorsium lahan gambut. Pengembangan workshop tersebut akan dilakukan dalam dua tahap kegiatan, yaitu pertemuan KUI perumusan wadah konsorsium dan pematangan workshop keilmuan lahan gambut; dan workshop 2 hari untuk keilmuan lahan gambut. Workshop ini melibatkan pakar dari University of Leicester, Prof. Dr. Susan Page. Pertemuan KUI perumusan wadah konsorsium dan pematangan workshop keilmuan lahan gambut dilakukan di Balikpapan (Institut Teknologi Kalimantan) pada 24-25 Agustus 2016 sedangkan workshop 2 hari untuk keilmuan Gambut Tropis akan dilakukan di Pontianak (Universitas Tanjungpura) pada 10-11 Oktober 2016. Implementasi kegiatan dalam tahun ini diharapkan dapat menyusun dan menyiapkan agenda pertemuan tahunan konsorsium keilmuan lahan gambut dengan melakukan kegiatan bersama dalam pemetaan penelitia dan pengembangan bagi seluruh anggota konsorsium dan mitra luar negeri.

Tujuan utama konsorsium keilmuan Gambut Tropis adalah menyediakan ruang dan fasilitasi kolaborasi dalam penelitian, pengembangan dan penerapan keilmuan spesifik bagi para peneliti dan perekayasa di dalam kerangka KUC dan disinergiskan dengan perguruan tinggi di regional Kalimantan. Dengan adanya konsorsium ini, masalah dalam pengelolaan gambut akan disenergiskan dalam time frame bersama. Target utama dari kegiatan konsorsium ini adalah terbentuknya Pusat Unggulan Iptek (PUI) untuk keilmuan Gambut Tropis. Pada tahun ini diharapkan tersusunnya naskah akademik Pusat Unggulan Inovasi Gambut Tropis (PUI-GT) Kalimantan Universities Consortium (KUC).

Sebagai kegiatan perdana telah dilakukan pertemuan di Institut Teknologi Kalimantan di Balikpapan pada tanggal 24-25 Agustus 2016 yang dihadiri oleh Direktur Kantor Urusan Internasional dan para peneliti dari 8 Universitas di Kalimantan yang telah bersepakat untuk membentuk suatu kekuatan aliansi pendidikan tinggi di pulau terbesar di Indonesia ini dengan nama Konsorsium Gambut Tropis. Dalam pertemuan di Balikpapan, telah disepakati koordinator Konsorsium dari Universitas Tanjungpura, Prof. Ir. Gusti Zakaria Anshari, MES, Ph.D.

Adapun kriteria output Konsorsium keilmuan lahan gambut agar bisa menjadi Pusat Unggulan Iptek Lembaga Litbang yang akan ditetapkan menjadi Pusat Unggulan Iptek harus memenuhi kategori penilaian Academic Excellence (capaian akademik) sebagai berikut:
  1. Minimal 3 undangan untuk menjadi pembicara dalam konferensi internasional;
  2. Minimal 5 undangan sebagai pemakalah internasional;
  3. Minimal 3 kunjungan lembaga internasional ke Pusat Unggulan Iptek;
  4. Minimal 20 publikasi ilmiah pertahun dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi;
  5. Minimal 5 publikasi ilmiah pertahun dalam jurnal ilmiah internasional;
  6. Minimal 1 paten terdaftar atau rezim HKI lainnya atau dalam bentuk proof of concept yang terkait teknologi (khusus untuk lembaga litbang yang telah ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek minimal 1 paten granted);
  7. Minimal 2 lulusan S2/S3 per tahun berbasis riset.
Tujuan utama dari PUI-GT adalah untuk menggabungkan seluruh potensi, pengalaman dan kekuatan para peneliti bidang ilmu yang berkaitan dengan gambut tropis untuk bersama-sama menghasilkan produk inovasi baik berupa iptek maupun produk komersial yang berbahan baku SDA di lahan gambut untuk meningkatkan daya saing bangsa. Selain dukungan biaya dari kemenristekdikti, PUI-GT juga akan menggalang dana dari stakeholder baik di dalam negeri seperti LPDP, DIPI, Asosiasi pemerintah Daerah, Dunia usaha dan Industri, serta dari lembaga donor internasional seperti Newton Fund dan USAID. Sinergi besar ini akan diawali dengan inventarisasi para peneliti baik ilmu eksakta maupun ilmu sosial yang sudah berkecimpung di lahan gambut, yang ada di 8 Universitas anggota KUC.

Peneliti Universitas Tanjungpura yang mempunyai kualifikasi dan tertarik untuk bergabung dalam aliansi besar PUI-GT dapat segera mendaftarkan namanya ke KUI UNTAN: Dr.techn. Zairin Zain via email iao@untan.ac.id dengan subject: Peneliti PUI-GT dan melampirkan biodata singkat yang berisi nama dan gelar, tempat/tanggal lahir, jenis kelamin, pendidikan terakhir dan bidang ilmunya, alamat kontak telp dan email, proyek penelitian 3 tahun terakhir dan publikasi ilmiah (prosiding internasional bereputasi, jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional bereputasi dan hibah penelitian kompetisi nasional/internasional) untuk 3 tahun terakhir. Hanya pendaftar yang memiliki publikasi ilmiah terkait lahan gambut selama 3 tahun terakhir yang akan dipertimbangkan untuk dilibatkan dalam aliansi ilmuan strategis pusat unggulan gambut tropis ini. Pendaftaran ditutup tanggal 15 September 2016.


Berita Terkait Kepegawaian / Peneliti Lahan Gambut

Kelulusan Mahasiswa Baru Prog Magister (S2) Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Sosiologi Gel II 2016

Adopsi Inovasi Sekolah

Pelaksanaan Daftar Ulang (heregistrasi) Mahasiswa Lama Semester Gasal 2016/2017

Aplikasi SIAKAD Untan Online

Penyakit Merasa Diri Penting